KETIKA AKU INGIN MENGENALNYA “PONPES AL-MUNAWWIR, KRAPYAK, YOGJAKARTA” (19-05-2012)
Diposting oleh
Destri Andriani
|
Sebuah kata klasik.. ‘KETIKA AKU INGIN MENGENALNYA’..
Tak ada angin, tak ada hujan.. adanya Pondok Pesantren.
(hehe)
Disana aku melihat seseorang, entah itu siapa.. namun mataku
mengajak ku untuk mengaguminya.
“Astaghfirullah.. sadarlah ,Dess
!!”, pinta hati
Yaa inilah aku yang sebenarnya.. Aku masih hidup dan aku
juga masih normal.
“Ini wajar, hati !! diri ini masih hidup !!,
janganlah kau membatasi fitroh”, Kata
mulut yang berbicara,,
Dengan wajar aku mengingatnya, karena sejatinya manusia
punya daya ingat.
“Hey,,
kenapa aku terus mengingatnya? Aku heran.. padahal dia tak terlalu
ISTIMEWA.Tapi selalu membayang di pikiranku, Ada apa gerangan ?”, sambung otak
kepada yang lainnya.
Hari demi hari terlewati, saat itu teman sebangku ku, yaitu
Mumun yang suka jogedd dan kocak membahasnya.. entah apa itu menjadikan aku
lebih mengingatnya.
“Aku
masih ingat cara dia memandang, berbicara, berpakaian, dan menghormati orang
lain”, Otak kembali mengungkap.
Entah apa , serasa aku di racuni oleh bayangnya. Tapi inilah
aku saat ingin mengenalnya.
“Astaghfirullah,
Ya Allah.. maafkan aku, aku tak bisa lari dari kenyataan. Aku sungguh ingin
mengenalnya” , Gumam diri ini.
Dalam hirau, semakin terasa bahwa aku mulai melupakannya,
namun banyaknya cerita membuat aku ingin mengenalnya. Bukan untuk berjabat
tangan, memeluk atau hal lainnya. Melainkan ingin tahu namanya.
Citaku semakin dekat, walau aku
tak mengetahui namanya, namun aku cukup bahagia karena aku masih bisa diberi
mata yg baik untuk melihatnya walau hanya sekejap, aku masih punya rasa untuk
bisa menyukainya, masih punya otak untuk lebih berpikir tentangnya. (hahahaa..
gubraggk)
“Apapun
yang terjadi, aku tetap mengaguminya karena Allah”, kata semuanya kepada hati.
“Baiklah,
aku adalah hati… tugasku hanya merasakan.. jika ini bisa memotivasimu,
kagumilah karena Allah. Dan jangan pernah berpikir tentang setenggok kenikmatan
saat kau melihatnya.. Semoga kita bisa dapatkan yang lebih baik. Jika ia tak
bisa kita kenal.. Namun, bersyukurlah kepada Allah karna masih diberi anugerah
untuk melihatnya”, kata hati
“Yaa,
walau kita hanya mengetahui letaknya ia mancari ilmu.. setidaknya kita bisa
jadikan ini motivasi untuk hidup kita.. walau belum tau namanya. Jadi kita
ingat saja dia dengan nama Al-Munawwir, tapi itu bukan pendirinya yaa?? hahaa”,
kata mulut yang bercerewet ria
“okeh,
setuju !!”, jawab otak dan hati.
Semua bisa dikenang walau tak ada balasan. Namun itu adalah
kenikmatan agar menjadikanku lebih bersyukur kerena Allah.
………END……
Amanat ; KAGUMILAH SESEORANG KARENA ALLAH, BUKAN KARENA
NAFSU. INSYA ALLAH SEMUA JADI TENTRAM. ENTAH HATI ATAUPUN PIKIRAN..
Karya ; Destri Andriani
(19-05-2012=)) 22.30- SDS
……………………………………………………………….SANTRI…………
…………………SANTRI…………………………………………………..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















0 komentar:
Posting Komentar