RSS

Fakta Qur’an tentang Konflik Palestina


Sudah hampir sebulan serangan zionis Israel ke wilayah Gaza, belum ada tanda-tanda pembantaian ini akan segera berakhir. Hingga hari ini(17/1) setidaknya tercatat lebih dari 1100-an jiwa melayang dan limaribuan yang lainnya luka-luka.
Mungkin banyak air mata yang mulai mengering, telinga menjadi panas, dan hati serasa jenuh mendengar pemberitaan korban di Gaza yang terus bertambah. Tapi kita memang harus terus bicara tentang Palestina. Kita harus terus menyuarakan kegelisahan kita, menyampaikan kepedulian kita, atau setidaknya meneriakkan jeritan hati kita melalui takbir dan doa-doa yang terlantunkan. Tidak boleh ada perasaan bosan saat mendengar berita Palestina. Tidak boleh kita berputus asa dalam melantunkan doa-doa untuk saudara kita disana. Tidak boleh merasa doa kita sia-sia. Tidak boleh pula kita mengira bahwa zionis Israel akan dibiarkan dengan kesombongannya begitu saja. Karena Allah SWT berfirman : ” Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak”  (QS Ibrahim 42)
Hari ini kita melihat pemberitaan yang begitu beragam tentang fakta-fakta yang terjadi di Palestina. Ada yang mengutuk kekejian Israel, ada pula yang memprotes keangkuhan Amerika, Ada pula yang mengkritik pemimpin Arab yang ‘jubana’ (pengecut), bahkan ada pula yang tetap konsisten memberitakan Hamas sebagai teroris dan biang kerok semua permasalahan ini. Semuanya begitu kompleks dan membingungkan, sehingga banyak orang yang begitu bersedih dan berempati dengan pemandangan gambar-gambar korban dan ledakan, namun sedikit yang mengetahui hakikat permasalahan dan fakta yang shohih di Palestina.
Karenanya, kita perlu memetakan lebih jelas tentang permasalahan Palestina. Saya ingin mengungkapkan fakta-fakta dalam al-Quran dalam memetakan masalah ini. Bahwasanya Al-Quran jauh-jauh hari telah menggambarkan fakta-fakta yang terjadi hari ini di Palestina melalui ayat-ayatnya yang mulia. Ini semua penting agar kita bisa berpikir lebih mendalam, lebih strategis dan lebih fokus dalam menyusun langkah kontribusi kita untuk Palestina. Agar kita tidak reaktif dan mudah terkejut, dan selalu shock dalam mendengar pemberitaan masalah Palestina.
Berikut fakta-fakta yang telah digambarkan Al-Quran, dan sekarang terjadi begitu nyata di Palestina.
Fakta 1 : Adanya Yahudi yang Sadis & Bengis terhadap orang muslim, serta senantiasa melanggar perjanjian Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”.(Al-Maidah 82).
Ketika Al-Quran 14 abad yang lalu telah jelas menyatakan fakta bahwa Yahudi menyimpan permusuhan yang amat keras terhadap umat Islam, maka hari ini kita menyaksikan dengan jelas gambaran permusuhan itu begitu nyata di depan mata kita. Jika ’sekedar’ menghitung angka korban jiwa dan luka-luka mungkin belum mewakili gambaran kebuasan mereka. Ada gambaran yang lebih buas dari hitungan angka-angka, saat Shadr seorang perempuan kecil berumur 4 tahun harus tewas menyongsong peluru tentara Israel di dadanya. Bahkan sang ayah tidak bisa menyelamatkan jasad putrinya, karena beberapa detik berikutnya datang sekumpulan anjing-anjing pelacak Israel untuk segera menyantap si kecil yang syahid itu. Seolah-olah tentara Israel itu memang membidikkan pelurunya untuk berburu makanan bagi anjing peliharaannya.
Gambaran lain tak kalah mengerikannya adalah saat tubuh-tubuh yang tak bernyawa di tengah jalan harus remuk terlindas oleh tank-tank zionis yang bergerak memasuki gaza. Begitu pula penggunaan senjata fosfor putih oleh tentara Israel yang tidak pernah ditemukan dalam kamus kekejaman bangsa lainnya. Adakah kebiadabaan manusia yang melebihi gambaran di atas ? Fakta Al-Quran tentang kebengisan Yahudi ini membuat kita sadar, bagaimana cara terbaik menghadapi Zionis Israel.
Kemudian dalam ayat yang lain Allah SWT memberitahukan kepada Rasulullah SAW tentang karakter Yahudi : ” (Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya”). (Al-Anfal 56). Inilah fakta lain tentang Yahudi yang sudah diungkapkan Al-Quran sejak awal risalah Islam. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan Fakta Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah Yahudi dalam Siroh Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan penghianatan.
Fakta 2 : Adanya kaum muslimin yang terusir dan terbunuh di Palestina karena keyakinan mereka berislam. Allah SWT berfirman : .. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah.” (QS Haj 40)
Al-Quran begitu jelas menggambarkan fakta adanya orang-orang yang terusir dan teraniaya ‘hanya’ karena mereka teguh memegang aqidah mereka. Penderitaan penduduk Palestina hari ini –dan sejak setengah abad yang lampau- adalah bukti riil fakta al-Quran di atas. Mereka teguh dengan agama mereka, yakin dengan kemuliaan Islam, karenanya mereka tidak rela Masjid Al-Aqsho dikuasai Zionis Israel. Maka merekapun bertahan, merekapun melawan, mempertahankan sejengkal tanah kemuliaan Islam dari jajahan zionis. Karena semua alasan mulia itulah hari ini banyak warga Palestina meregang nyawa.
Fakta 3 : Adanya Skenario Global di balik konflik Palestina . Allah SWT berfirman : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka (Al Baqoroh 120)
Dibalik fakta keangkuhan Israel hari ini, adalah karena adanya dukungan setia Amerika. Bahkan kita lihat titik balik keberadaan negara Israel di Palestina, adalah karena kebaikan hati Inggris kepada kaum Yahudi, sekaligus kebencian mereka terhadap Islam. Dua negara besar ini selalu konsisten mendukung Zionis Israel. Bukan hanya teknis persenjataan yang selalu disuplai, tetapi juga kebijakan-kebijakan perdamaian dan juga ‘ pengkhianatan’ perdamaian yang selalu diamankan oleh Amerika. Resolusi PBB untuk gencatan senjata sepekan lalu–dengan abstainnya Amerika- adalah salah satu keajaiban dunia yang menyalahi sejarah konsistensi dukungan Amerika terhadap Israel.
Biasanya Amerika akan dengan mudah memveto setiap kebijakan yang merugikan zionis, adik tirinya tersebut. Tapi tidak ada yang berubah dari Amerika, berita hari ini menyebutkan pertemuan dua Menlu AS-Israel ; Condolize Reece dan Tzipi Livni yang mengukuhkan kesepakatan untuk menghalangi sekuat tenaga masuknya dukungan persenjataan ke Palestina. Jadi, tidak ada yang salah dengan fakta Al-Quran.
Fakta 4 : Adanya Benih-benih kemunafikan yang mengganggu perjuangan Jihad. Allah SWT berfirman : Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab: “Sesungguhnya jika kamu diusir niscaya kamipun akan keluar bersamamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapapun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu…”(Al-Hasyr 11)
Fakta Al-Quran dan juga fakta sejarah kenabian selalu mengingatkan kita adanya bahaya dari dalam. Jangankan hari ini saat umat Islam dalam kondisi lemah dan terpecah, bahkan di barisan pasukan Rasulullah SAW di Madinah pun bercokol sekelompok munafik yang terus aktif menghasut dan menghancurkan kaum muslimin dari dalam. Masih ingat bukan peperangan Uhud, saat 300 dari 1000 pasukan rasulullah SAW membelot mundur ke Madinah karena kecewa dengan keputusan Rasulullah SAW ?
Maka hari ini kita menyaksikan adanya dua negara arab besar yang memboikot KTT darurat Liga Arab di Dhoha, Qatar yang sedianya direncanakan menghasilkan keputusan yang ‘keras’ dan efektif untuk menghentikan kebiadaban Israel. Adakah ungkapan yang lebih halus untuk mengganti kata ‘kemunafikan’ bagi kedua bangsa tersebut ?.
Belum lagi masalah perbatasan Rafah yang masih saja ditutup oleh pemerintah Mesir. Sehingga dukungan kemanusiaan, apalagi mujahidin dan persenjataan tidak bisa menjangkau Gaza. Kisahnya sangat berkebalikan dengan yang terjadi di Afghanistan saat melawan Uni Soviet duapuluh tahun yang lampau, saat Pakistan membuka perbatasannya untuk masuknya mujahidin dan persenjataanya ke Afhanistan.
Hari ini pemerintah Mesir menjadi ‘bemper’ pelindung Zionis Israel dari masuknya solidaritas muslim internasional. Begitu pula saat bicara dengan pemimpin-pemimpin Arab, Husni Mubarok sekuat tenaga meyakinkan teman-temannya untuk tetap lunak pada Israel. Tanpa sadar, nampaknya presiden ‘Husni Mubarok’ ingin mengulangi kelakuan Abdullah bin Ubay yang mati-matian membela Yahudi Bani Qainuqo’ saat Rasulullah SAW akan memberikan sanksi atas pengkhianatan yang mereka lakukan pada konstitusi Madinah. Nah, adakah ungkapan yang lebih halus dari ‘kemunafikan’ untuk menggambarkan sikap tersebut ?
Fakta 5 : Ada banyak kaum banyak kaum muslimin lemah tidak berdaya . Ada perubahan besar terjadi pada gaya hidup sebagian besar kaum muslimin paska tumbangnya kekhalifahan Utsmaniyah di Turki. Banyak negara muslimin dijajah oleh negara-negara Barat dan penduduknya pun mulai mengadopsi pemikiran dan gaya hidup Barat yang materialis. Akibatnya, cinta harta dan dunia mulai mengakar dalam kehidupan kaum muslimin.
Pada saat itulah, jihad yang membentengi kemuliaan Islam mulai tergerogoti. Al-Quran telah menggambarkan fakta tersebut dengan jelas .. Allah SWT berfirman : Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit” ( At-Taubah 38 )
Kelemahan inilah yang segera ditangkap oleh musuh-musuh Islam. Mereka kini lebih berani dalam menganiaya dan menginjak-injak negeri Islam karena merasa ‘aman’ dengan lemahnya semangat kaum muslimin dalam berjihad. Lihat saja penyerangan secara sistematis pada negeri muslim dalam dua warsa terakhir ini. Dari mulai Afghanistan, Irak, Palestina, hingga negara-negara yang masuk dalam daftar tunggu penyerangan seperti ; Iran, Sudan dan Suriah.
Gambaran seperti inilah yang juga terjadi di Palestina, keangkuhan Israel dalam membombardir Palestina dengan penuh percaya diri, salah satunya karena mereka yakin tidak ada satu negara muslim pun yang berani mengirimkan pasukannya membela Palestina atas nama jihad. Negara-negara muslim dalam kondisi lemah dan takut menghadapi balasan Amerika dan sekutunya face to face. Akhirnya Israel melenggang begitu nyamannya dalam menebar bom cluster di bumi Palestina. Tidak ada pembelaan dari negara-negara muslim tetangganya. Hizbullah Libanon pun malu-malu untuk mengirimkan roketnya ke wilayah Israel. Bahkan Iran yang sempat ‘berkoar-koar’ pun belum sekalipun mengarahkan roketnya ke Israel. Sudan yang dipimpin oleh Jenderal Mujahid pun harus berdiam diri karena sibuk dengan konflik Darfur yang juga disutradari Amerika.
Inilah kenyataan hari ini, dan ini pulalah yang sudah diprediksi oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya, bahwa umat Islam akan menjadi santapan bangsa-bangsa lain di akhir zaman. Bukan karena jumlah mereka yang sedikit, bahkan banyak, tapi bagaikan buih yang terombang ambing lemah tak berdaya. Semua ini karena umat Islam terjangkiti sindrom wahn, yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW : ” Cinta dunia dan takut mati ” (HR Abu Daud)
Fakta 6 : Ada kelompok yang senantiasa mengusung tinggi jihad untuk menegakkan kalimatullah tanpa ragu dan gentar. Allah SWT berfirman : Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merobah (janjinya) (QS Al Ahzab 23).
Al-Quran, menyebutkan fakta akan adanya golongan yang senantiasa ’setia’ untuk memperjuangkan kejayaan Islam. Bahkan meskipun diantara mereka banyak yang telah berguguran, tidak sedikitpun membuat komitmen mereka untuk berjihad mundur dan luntur. Hari ini tidak bisa dipungkiri bahwa Hamas tampil sebagai gambaran riil fakta Al-Quran tersebut. Tuduhan organisasi teroris tidak membuatnya gentar sejengkalpun. Pemborbardiran Zionis Israel disambut dengan perlawanan sekuat tenaga. Petinggi Hamas Kholid Meshal dalam banyak kesempatan senantiasa mengulang-ulang sikap Hamas yang tidak akan mundur dalam mempertahankan Gaza.
Logika mana yang bisa menjelaskan Hamas yang awalnya adalah sebuah organisasi massa Islam, kini bertarung dengan gagah melawan Zionis Israel yang mempunyai kekuatan militer terkuat di Timur Tengah ? . Kesimpulan paling mudah yang kita tangkap adalah ‘ konsistensi’ Hamas dalam berjihad, itulah yang membuat mereka tetap eksis dan terus melawan. Ruh Jihad menjadi semacam jaminan bagi kekuatan sekecil apapun untuk melawan kekuatan sebesar apapun. Bukankah Allah SWT berfirman : “Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah.(QS Al-Baqoroh 249)
Akhirnya, semua ungkapan dan isyarat kekaguman dan penghormatan, entah itu standing avocation, apllause, angkat topi, hormat tangan, atau apa saja yang bisa mengungkapkan kekaguman sangatlah layak diberikan pada Hamas. Setelah kagum, tentu saja kita juga harus menjadi bagian yang mendukung perjuangan jihad tersebut. Siapa yang bisa menahan keinginan untuk tidak bergabung dalam barisan pembela kebenaran yang telah dijamin eksistensinya oleh Rasulullah. Tidaklah berlebihan, jika dikatakan fenomena Hamas hari ini adalah bukti riil keberadaan kelompok jihad abadi di muka bumi ini, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda : ” Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang tegak memperjuangkan kebenaran, dan mereka tidak akan terpengaruh dengan orang-orang yang memusuhi dan memerangi mereka “. (HR Muslim). Ketika Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat tentang siapa mereka itu ?. Maka beliau menjawab : ” di sekitar masjid al-Aqsha”. Subhanallah
Profil Penulis :
Hatta Syamsuddin, Lc – alumni Universitas Internasional di Khartoum Sudan. Berdomisili di Solo, mengajar di Mahad Abu Bakar UMS dan tengah menempuh S2 Pemikiran Islam di UMS. Email : ibnu_kamal @ yahoo dot com dan kunjungi : hattasyamsuddin dot blogspot dot com
Diposkan Kembali oleh DESTRI ANDIANI


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KETIKA AKU INGIN MENGENALNYA “PONPES AL-MUNAWWIR, KRAPYAK, YOGJAKARTA” (19-05-2012)


Sebuah kata klasik.. ‘KETIKA AKU INGIN MENGENALNYA’..
Tak ada angin, tak ada hujan.. adanya Pondok Pesantren. (hehe)
Disana aku melihat seseorang, entah itu siapa.. namun mataku mengajak ku untuk mengaguminya.
“Astaghfirullah.. sadarlah ,Dess !!”, pinta  hati
Yaa inilah aku yang sebenarnya.. Aku masih hidup dan aku juga masih normal.
                “Ini  wajar, hati !! diri ini masih hidup !!, janganlah kau  membatasi fitroh”, Kata mulut yang berbicara,,
Dengan wajar aku mengingatnya, karena sejatinya manusia punya daya ingat.
                “Hey,, kenapa aku terus mengingatnya? Aku heran.. padahal dia tak terlalu ISTIMEWA.Tapi selalu membayang di pikiranku, Ada apa gerangan ?”, sambung otak kepada yang lainnya.
Hari demi hari terlewati, saat itu teman sebangku ku, yaitu Mumun yang suka jogedd dan kocak membahasnya.. entah apa itu menjadikan aku lebih mengingatnya.
                “Aku masih ingat cara dia memandang, berbicara, berpakaian, dan menghormati orang lain”, Otak kembali mengungkap.
Entah apa , serasa aku di racuni oleh bayangnya. Tapi inilah aku saat ingin mengenalnya.
                “Astaghfirullah, Ya Allah.. maafkan aku, aku tak bisa lari dari kenyataan. Aku sungguh ingin mengenalnya” , Gumam diri ini.
Dalam hirau, semakin terasa bahwa aku mulai melupakannya, namun banyaknya cerita membuat aku ingin mengenalnya. Bukan untuk berjabat tangan, memeluk atau hal lainnya. Melainkan ingin tahu namanya.
Citaku semakin dekat, walau aku tak mengetahui namanya, namun aku cukup bahagia karena aku masih bisa diberi mata yg baik untuk melihatnya walau hanya sekejap, aku masih punya rasa untuk bisa menyukainya, masih punya otak untuk lebih berpikir tentangnya. (hahahaa.. gubraggk)
                “Apapun yang terjadi, aku tetap mengaguminya karena Allah”, kata semuanya kepada hati.
                “Baiklah, aku adalah hati… tugasku hanya merasakan.. jika ini bisa memotivasimu, kagumilah karena Allah. Dan jangan pernah berpikir tentang setenggok kenikmatan saat kau melihatnya.. Semoga kita bisa dapatkan yang lebih baik. Jika ia tak bisa kita kenal.. Namun, bersyukurlah kepada Allah karna masih diberi anugerah untuk melihatnya”, kata hati
                “Yaa, walau kita hanya mengetahui letaknya ia mancari ilmu.. setidaknya kita bisa jadikan ini motivasi untuk hidup kita.. walau belum tau namanya. Jadi kita ingat saja dia dengan nama Al-Munawwir, tapi itu bukan pendirinya yaa?? hahaa”, kata mulut yang bercerewet ria
                “okeh, setuju !!”, jawab otak dan hati.
Semua bisa dikenang walau tak ada balasan. Namun itu adalah kenikmatan agar menjadikanku lebih bersyukur kerena Allah.

                                                                                ………END……

Amanat ; KAGUMILAH SESEORANG KARENA ALLAH, BUKAN KARENA NAFSU. INSYA ALLAH SEMUA JADI TENTRAM. ENTAH HATI ATAUPUN PIKIRAN..

Karya ; Destri Andriani
(19-05-2012=)) 22.30- SDS
……………………………………………………………….SANTRI…………
…………………SANTRI…………………………………………………..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

We Are The World 25 For Haiti lyrics

[Justin Bieber]
There comes a time
When we heed a certain call
[Nicole Scherzinger & Jennifer Hudson]
When the world must come together as one
[Jennifer Hudson]
There are people dying
[Jennifer Nettles]
And it’s time to lend a hand to life
The greatest gift of all
[Josh Groban]
We can’t go on
Pretending day by day

[Tony Bennet]
that someone, somehow will soon make a change
[Mary J Blige]
We are all a part of
God’s great big family
And the truth, you know love is all we need

[Chorus]
[Michael Jackson]
We are the world
We are the children
[Michael Jackson and Janet Jackson]
We are the ones who make a brighter day
So let’s start giving
[Barbra Streisand]
There’s a choice we’re making
We’re saving our own lives
It’s true we’ll make a better day
Just you and me

[Miley Cyrus]
Send them your heart
So they’ll know that someone cares
[Enrique Iglesias]
so their cries for help
will not be in vain
[Nicole Scherzinger]
We can’t let them suffer
no we cannot turn away
[Jamie Foxx]
Right now they need a helping hand
[Wyclef Jean]
Nou se mond la
We are the Children
[Adam Levine]
We are the ones who make a brighter day
so lets start giving
[Pink]
There’s a choice we’re making
We’re saving our own lives
[BeBe Winans]
It’s true we’ll make a better day
Just you and me

[Michael Jackson]
When you’re down and out
There seems no hope at all
[Usher]
But if you just believe
There’s no way we can fall
[Celine Dion]
Well, well, well, well, let us realize
That a change can only come
[Fergie]
When we stand together as one

[Chorus - All]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let’s start giving
[Nick Jonas]
Got to start giving
[All]
There’s a choice we’re making
We’re saving our own lives
[Toni Braxton]
It’s true we’ll make a better day
Just you and me
[Mary Mary]
We are the world
We are the children
[Tony Bennet]
Its for the children
[Isaac Slade]
We are the ones who make a brighter day
[Toni Braxton]
So lets start giving

[Lil Wayne]
There’s a choice we’re making
We’re saving our own lives
It’s true we’ll make a better day
Just you and me

[Chorus - All]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let’s start giving
[Akon]
There’s a choice we’re making
We’re saving our own lives
It’s true we make a better day
Just you and me

[T-Pain]
We are the world
We are the children
We are the ones who make a brighter day
So let’s start giving
[Jamie Foxx imitating Ray Charles]
Choice were making
saving our own lives
It’s true we’ll make a better day
Just you and me

[Rapping - LL Cool J, Will-I-Am, Snoop Dogg, Busta Rhymes, Swizz Beatz]
We all need somebody that we can lean on
when you wake up look around and see that your dreams gone
when the earth quakes we’ll help you make it through the storm
when the floor breaks a magic carpet to stand on
we are the World united by love so strong
when the radio isn’t on you can hear the songs
a guided light on the dark road your walking on
a sign post to find the dreams you thought was gone
someone to help you move the obstacles you stumbled on
someone to help you rebuild after the rubble’s gone
we are the World connected by a common bond
Love the whole planet sing it along
[Wyclef]
CABARETT

[Chorus - All]

[Kanye West]
Everyday citizens
everybody pitching in

[Singing - Children & Wyclef Jean]
Nou se mond la
nou se timoun yo

[Will-I-Am]
You and I
You and I
[Kanye West]
Uh, 12 days no water
whats your will to live?
[Will-I-Am]
we amplified the love we watching multiply
[Kanye West]
Feeling like the Worlds end
we can make the World win
[Will-I-Am]
Like Katrina, Africa, Indonesia
and now Haiti needs us, the need us, they need us

[Chorus - All]
[Wyclef Jean]
Haiti, Haiti, Ha, Ha, ha, ha, ha
Haiti, Haiti, Ha, Ha, ha, ha, ha
Haiti, Haiti, Ha, Ha, ha, ha, ha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

dorr ! cap jempoll !!


PERUMPAMAAN  SAHABAT (21 OKTOBER 2012 ~ 12:21) by : Destri Andriani
Sahabat ibarat dunia dan  akhirat..
Ketika kita melakukan keburukan dan kebaikan di dunia , kita akan mendapat balasnnya di akhirat kelak..
Seperti contoh, kita melakukan suatu kebaikan di dunia ini yang sementara alias sebentar, nantinya kita akan mendapat kebaikan di akhirat dalam waktu yang lama (insya allah)..
Begitu pula sahabat, walau kita mengenal dalam waktu yang sedikit namun kita tak bisa secepat itu menghilangkan arti-arti segala sesuatu yang telah di perbuat bersama,, jadi sahabat itu walau hanya mengenal dan beraktivitas sebentar, namun ia akan menganggapnya tetap sahabat dalam waktu cukup lama..
Jadi, sahabat bukan dia yang segera bersedih ketika kita tak ada , segera pergi dari kita ketika ia bahagia dengan teman barunya..
Apa itu SAHABAT?
Memiliki namun tak menghampiri, mengenang tapi tak mau datang, merindu tapi hatinya kaku..
Pembicaraannya hanyalah hayal, pemanjaan, keluhan, dsb.. Ketika meminta tolong seperti dikejar badai, ketika DIMINTAI tolong malah sibuk memberikan jawaban pada teman barunya yang terlena akan kemampuannya !!
Menganggap kita sahabat, tapi melupakan tidak hanya sesaat !
Dimanakah perkataan sahabat jika ia pintar dalam bergulat, mengiri saat diri kita dihadiri.. tertawa saat diri kita belum bisa.. memanfaatkan dalam waktu yang belum berlalu.. tak menghampiri saat giuran hujan mulai menepi..
Apa itu yang namanya SAHABAT, kawan??
Bukan saya sedang memperdebatkan antara dunia dan akhirat,,, sahabat atau penghianat, namun saya sedang mencatat apa ini yang namanya SAHABAT..
So, maaf apabila menggugah diri, atau bahkan menyindir hati.. karena ini adalah sebuah KESENGAJAAN !! bukan rayuan syitan yang  mengajak kita untuk berdebat !! tapi semoga anda mengerti dan dapat memahami apa yang ada di dalam pikiran ini..
Terimakasih atas segala kebaikan yang tak terduga, dan  hal-hal yang tak bisa saya sebutkan karena bisa mendatangkan nilai dosa.. semoga dapat berfikir sendiri jika KAU PUNYA SAHABAT !!
(Jika aku adalah Sahabatmu, aku tak menekanmu untuk mengenang, memuji, mendekat, mengorbankan waktumu dll.. tapi aku hanya butuh engkau saat aku menghadapi kesulitan kesulitan dalam pembelajaran, saat aku sedang kesakitan dan membutuhkan hiburan, saat aku berlinang dalam ujian, saat aku terlena akan rayuan dunia kau mampu mencegahku, saat syahwat menghampiri kau mampu mengingatkanku pada Allah Ya Illahi Rabbi, dan bahkan aku mengharapkanmu saat aku bergelimang kenikmatan Allah kau mampu bersamaku untuk bersama-sama bersyukur pada-NYA..)
Thank’s a lot..
Don’t Coment !!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LIHATLAH !!

aku bukan duri, bukan matahari dan bukan sebuah mimpi.. tapi aku adalah DESTRI ANDRIANI..
aku punya mimpi besar karena Allah punya rencana yang lebih besar..
aku berani terjatuh, karena aku berani bangkit..
aku berani sengsara karena ini dunia..
aku berani sakit karena aku yakin Allah menyayangiku..
tapi aku lebih berani sehat karena Allah punya rencana dalam setiap hembus nafasku..

dunia bukan tujuanku, tapi ridho Allah adalah tujuanku..
aku ingin menjadi hamba Allah yang mulia karena allah telah memberi kesempatan aku hidup menginap di rahim mama dan bisa memijak dunia..
walau belum semua isi dunia belum seutuhnya kucari hakikatnya tapi aku punya mimpi untuk memijak seluruh isi dunia hingga tak ku rasakan kesia-siaan dalam hidupku, but aku tak pernah sia-sia karena Allah tak pernah menyianyiakan ku..
aku tak pernah berharap hidup dalam sebuah impian, tapi aku hanya mengawalinya dari sebuah mimpi yang akan ku tepis menjadi suatu anugerah yang indah..
karena Allah punya rencana di balik rahasia..
Aku yakinn.. ALLAHU AKBAR..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS